Mbak Pretty adalah seorang janda cantik yang tinggal di sebuah komplek perumahan. Wajahnya cantik dengan mata bulat indah, hidung mancung dan bibir yang tebal sensual dan selalu basah mengundang lelaki manapun untuk melumatnya. Suaranya pun serak-serak basah mengundang. Tubuhnya tinggi semampai seperti model dengan lekuk-lekuk indah, kulit putih mulus dan buah dada yang luar biasa ranum menggiurkan dengan ukuran 36C
Pendeknya semua orang yang normal pasti mau tidur dengan Pretty. Wanita ini memiliki tubuh yang seksi seperti bidadari dan memiliki kecantikan luar dalam. Ditambah perilaku yang sangat lembut dan ramah, makin lengkaplah kesempurnaan Pretty. Ya, semua orang pasti punya pandangan mesum pada janda muda itu.
Para lelaki di komplek itu seperti Pak RT, Mas Karyo, Bang Tigor, Uda Faisal bahkan satpam seperti Dadang mempunyai nafsu yang sama pada Pretty. Mereka selalu bersikap baik dan mencari muka saat bertemu ataupun berpapasan dengan Pretty. Maklum sebagai janda kembang apalagi cantik dan seksi, Pretty bagaikan kembang yang menarik kumbang di sekitarnya. Para lelaki yang telah beristri itu berlomba-lomba menawarkan kebaikan pada Pretty seperti membawakan belanjaannya, membantu membereskan rumah dan lain-lain hanya untuk berlama-lama bersama wanita cantik itu. Mereka bisa memuaskan dahaga nafsunya dengan mencuri-curi pandang ke arah semua titik lekuk keindahan tubuh Pretty.
Pretty yang masih muda dan jelita adalah wanita impian para lelaki. Sejak pindah ke komplek ini, mereka tak pernah melewatkan mengamati janda muda yang segar itu. Wajahnya yang cantik, tubuhnya yang seksi, baunya yang harum, kakinya yang jenjang, kulitnya yang putih mulus, rambutnya dicat kepirangan yang panjang sebahu, buah dadanya yang montok dan membusung, pantatnya yang bulat, semuanya suka.
Pretty bukannya tidak sadar akan hal itu. Apalagi dengan statusnya sebagai janda kembang Pretty tahu para lelaki itu hanya ingin mendapat perhatiannya atau malah hanya ingin mencuri-curi lihat tubuhnya yang memang padat dan sekal. Pretty sendiri bangga akan penampilannya dan amat sadar akan daya tarik tubuhnya. Ia suka memaki baju dnegan belahan dada rendah yang memperlihatkan pangkal buah dadanya yang penuh dan rok mini yang menampakkan paha mulusnya .Ia suka pura-pura mengambil barang sambil membungkuk, saat ada lelaki yang sedang memperhatikannya, karena bila ia membungkuk maka bagian dadanya seperti hendak meloncat keluar dari bajunya karena gaya gravitasi menarik buah dadanya begitu berat, kaosnya menjadi makin ketat dan pantatnya menungging indah, membuat kemaluan setiap laki-laki memberontak dan mengeras
Pak RT lebih gila lagi. Dengan bermodalkan kedudukannya ia sering kerumah Pretty untuk mengurus surat-surat sambil cuci mata. Tak jarang ia menwarkan bantuan. Padahal istri Pak RT ini sangat galak dan bila ia tahu kelakuan suaminya pasti dilabrak tanpa ampun. Pretty sih senang-senang saja karena ia menjadi lebih mudah mengurus segalanya.
Hari ini Pak RT lebih beruntung lagi, karena tadi pagi sempat mencuri celana dalam Pretty yang belum dicuci. Dia sempat mencium bau harum belahan selangkangan Pretty dari celana dalam bekas pakainya itu. Setelah istrinya tidur, malamnya Pak RT beringsut ke kamar mandi dengan sembunyi-sembunyi sambil membawa celana dalam Pretty. Buat apa lagi kalau bukan buat coli? Ia segera bermasturbasi dengan membayangkan wajah Pretty dan mimpi bercinta dengan janda muda itu dari segala macam posisi. Pak RT merem melek dan mendengus-dengus penuh nafsu.
‘Wah,’ pikirnya. ‘Kalau cuma begini terus, bisa rusak kontol ini aku betot. Gimana yah caranya bisa ngentotin si Pretty yang semlohay itu? Aku musti cari cara buat bisa masukin kontol ini ke memeknya!’
Setelah orgasme dan melepaskan air mani ke lantai kamar mandi, Pak Bejo kembali ke teras dan kongkow-kongkow. Dia masih mengatur strategi untuk melaksanakan pikiran kotornya.
Pak RT lantas membuka folder-folder gambar di dalam HPnya. Di dalamnya terdapat tiga foto yang sangat dia sukai. Semuanya seronok dan diambil tanpa sepengetahuan sang target. Gambar Pretty saat mengenakan kaos ketat yang memperlihatkan kemolekan buah dadanya, gambar belahan dada Pretty saat pujaan Pak RT itu membungkuk dan gambar paha mulus Pretty.
Sambil menikmati ketiga gambar Pretty yang seksi itu, Pak RT terus melamun hingga larut malam sambil menggaruk-garuk selangkangannya yang makin gatal.
@@@@@@@@@@@@@@@
Para lelaki itu sering ngobrol di pos ronda sambil membicarakan berbagi hal termasuk tentang Pretty yang cantik dan seksi. “Si Pretty makin cantik aja yah…”Pak RT memulai pembicaraan tentang Pretty. “Iyo Pretty makin mantap dan mateng…”Faisal menambahkan.
‘Si Pretty memang benar-benar dahsyat.’ Kata Karyo menambahkan blak-blakan, “Coba lihat aja bibirnya. Uahahhh, pokoke maknyuuuss. Kalo dipake buat nyepong, baru nempel aja paling aku udah keluar.” Para lelaki yang lain kaget mendengar ucapan Karyo yang blak-blakan dan membayangkan apa yang diucapkannya mau tak mau mereka mulai terangsang. Tepat pada saat itu Pretty lewat pulang dari kerja. Karena jalan yang dilewatinya melewati pos ronda itu, mau tak mau Pretty harus menyapa para lelaki itu.
“Selamat malam , bapak-bapak…” “Selamat malam Mbak Pretty…” koor para lelaki itu. Pretty tersenyum malu mendengar betapa antusiasnya para lelaki itu membalas sapaanya. Setelah berbasa-basi sedikit Pretty lalu menyudahi pembicaraaan. “Sudah ya bapak-bapak saya pulang dulu, capek sekali rasanya ….permisi” “Silakan..”sekali lagi para lelaki itu berkoor membalas salam Pretty.
$$$$$$$$$$$$
Setelah bermalas-malasan beberapa saat , Pretty sadar ia harus mandi untuk menyegarkan tubuhnya . Tiba-tiba Pretty merasa sangat horny, ia mengingat sentuhan dan kemaluan mantan suaminya, Pretty mendadak merasakan sesuatu yang mulai basah di selangkangannya. Mau tidak mau sensasi itu tetap terbayang oleh janda muda ini bagaimana kemaluan mantan suaminya membelah dan mengaduk-aduk vaginanya, bagaimana berat tubuh mantan suaminya menindih dan menggumuli tubuh telanjangnya dan tubuh mereka menjadi banjir keringat, desahan dan erangan nikmat juga nafas memburu akan memenuhi kamar itu, suara becek dari vaginanya yang dicocor kemaluan mantan suaminya, suara tumbukan antara tubuh telanjang mereka, ahhhh. Tiba-tiba Yuni sadar dari khayalannya , merasa tubuhnya berkeringat dan merasa ia harus mandi air dingin , membersihkan tubuh dan pikirannya.
Pretty lalu bersiap untuk mandi. Ia masuk kamarnya dan membuka lemarinya untuk mengambil baju salin. Baju salin itu ia letakkan di atas ranjang. Kamar mandinya terletak di kamar tidurnya hingga ia tanpa ragu mulai melepas bajunya karena merasa aman berada di kamarnya sendiri. Tanpa ia sadari beberapa pasang mata sedang mengintipnya. Mereka adalah para lelaki di pos ronda tadi yang mengikutinya ke rumahnya. Uda Faisal bahkan mempersiapkan handycam dan merekam kegiatan Pretty dalam kamar. Kamar Pretty memang terletak di samping taman dan agak tersembunyi. Cuaca yang mulai gelap dan pepohonan yang rindang ditaman belakang Pretty membantu kegiatan mereka Para lelaki itu terhenyak melihat pemandangan erotis di hadapan mereka, sebuah aksi striptis yang tidak disadari oleh si empunya tubuh indah yang menyajikan kemolekan tubuhnya
Ternyata Pretty benar-benar sudah yakin bahwa ia sendirian .Ia sempat mengaca sejenak dan para lelaki itu bebas untuk menikmati keindahan tubuhnya yang masih berkeringat namun masih terbungkus itu, lalu ia mulai membuka baju putihnya yang ketat dengan langsung diturunkan melalui lengannya ,begitu mudah rupanya . Pemandangan selanjutnya benar-benar membuat mata dan jantung para lelaki yang mengintip hampir melompat dari tempatnya. Buah dada super yang masih terbungkus BH tipis berwarna hitam kontras dengan kulitnya yang putih mulus benar-benar menyita perhatian Mereka bingung bagaimana BH itu tidak terlihat tercetak padahal ia memakai baju seketat itu sehingga kukira mereka mengira ia tidak memakai BH. BH itupun agaknya berbahan tipis dan tidak begitu mampu menahan gumpalan didadanya karena kedua gumpalan itu seperti ingin meloncat keluar saja dan puting susunya tercetak jelas karena tipisnya BH itu. Pretty lalu melepas sendalnya dan menurunkan celana pendeknya. Para lelaki itu merasa lemas , menelan ludah berkali-kali melihat keindahan tubuh Pretty yang baru setengah telanjang namun sudah membuat mereka tidak sabar lagi.melihat tubuh itu dengan gundukan pantat , buah dada , paha dan betis mulus yang berkilauan bermandikan keringat. Bahkan telapak kakinya yang bersih itupun menimbulkan sensasi dalam diri mereka.Bau aroma keringatnya mulai menyeruak di dalam ruang tertutup itu bercampur parfumnya terasa harum bagi mereka dan merangsang setiap indra
Pretty lalu mengambil handuk kecil dari gantungan pakaian dan mulai mengelap keringatnya, rupanya ia tidak ingin masuk angin, mulai dari mukanya juga bulu-bulu halus diatas mulutnya , turun ke lehernya yang jenjang kemudian kedua lengannya yang berbulu halus itu, turun lagi ke bagian dadanya. Disini ia mengelap agak lama, rupanya butir-butir keringat menetes turun dan berkumpul di lembah buah dadanya yang dalam karena saking besarnya buah dadanya yang kini terlihat putih berkilauan ditimpa sinar lampu. Karena tidak leluasa mengelap lembah buah dadanya yang terlalu dalam,akhirnya ia mulai membuka BH tipisnya . Kedua buah dadanya langsung mencelat indah begitu BH yang mengekang itu dibuka. Indah sekali, bulat dan kencang dengan ukuran sebesar itu dengan puting susu yang cukup proposional ukurannya berwarna coklat gelap yang tegak menantang keatas yang juga terlihat basah mengkilap karena keringat. Pretty agaknya mengagumi sendiri buah dadanya dan berputar-putar didepan kaca sehingga para lelaki yang mengintip dapat menikmati kedua payudaranya dari berbagai sisi itu dan kemudian Pretty mulai melapnya . Mulai dari sekeliling bulatnya payudara itu dari bagian bulatan bawahnya, putingnya dilap dengan hati-hati, mukanya agak memerah saat melakukan ini , manis sekali , rupanya putingnya cukup sensitif terhadap sentuhan walau sedikit saja.
Pretty kemudian melanjutkan mengelap tubuh telanjangnya yang putih berkilauan karena keringat itu merenggangkan sedikit kedua kakinya lalu melanjutkan ke daerah kemaluannya yang juga pasti berkeringat banyak melihat lebatnya bulu di daerah itu .Sekali lagi terlihat pipinya memerah . Ia tidak terlalu lama di situ dan melanjutkan ke bagian belakang tubuhnya yaitu daerah pantat. Pantat itu sendiri cukup berkeringat dan agak lama Pretty melapnya terutama dibagian belahan pantatnya yang seksi itu. Setelah itu bagian paha yang kencang dan mulus terutama di bagian dalam pangkal pahanya yang rupanya berkeringat juga cukup banyak dan dilanjutkan dengan betisnya yang mulus .
Setelah selesai dan tubuh itu sudah agak kering, Pretty lalu mengambil sabunnya dan menyiapkan handuk mandinya dan masuk ke kamar mandi. Pintu dibiarkan saja terbuka dan para lelaki yang mengintip bisa melihat Pretty yang mulai memutar kran shower dan airpun mulai menyiram tubuh indahnya. Setelah beberapa saat ia mulai menyabuni seluruh tubuhnya dengan teliti dari atas sampai ujung kaki . Mereka melihatnya dengan kagum karena tubuh itu kembali terlihat berkilau terutama dibagian-bagian yang menonjol dan terlihat bagian kemaluannya juga sudah berbusa oleh sabun yang digosokkan dengan lembut hati-hati
Pak RT benar-benar tidak kuat lagi menahan birahi. Dia mengambil celana dalam bekas Pretty yang diambilnya dari keranjang cucian waktu itu, dan mulailah dia coli dengan menggesekkan celdam Pretty di kontolnya yang sudah membengkak Tanpa disangka mas Karyo juga mengeluarkan sebuah BH yang ternyata adalah BH bekas Pretty dan diciumi. Aroma susu seorang wanita yang sudah matang dan bau keringat bercampur wangi tubuhnya menyengat hidung Mas Karyo dan meningkatkan gairahnya
Pretty membelah lembah diantara kedua payudaranya dan mengelap keringat yang ada di situ. Kemudian ia mengangkat tangannya bergantian dan mulai mengelap ketiaknya yang juga ditumbuhi bulu hitam halus. gayanya saat itu benar-benar menggairahkan untuk dilihat karena buah dadanya ikut terangkat dan tampak makin kencang.
Setelah itu turun ke bagian perutnya yang rata dan sekitar pusar yang juga berkilauan karena basah . Kemudian ia menurunkan sisa baju ketatnya sehingga ia hanya memakai celana dalam yang juga cukup tipis dan terlihat sudah basah kuyup oleh keringatnya hingga menerawang transparan. Ia segera membukanya dan saat menunduk terlihat belahan kemaluannya yang dihiasi bulu lebat , mengintip indah berwarna kemerahan dan lubang pantatnya yang kecil sekali. Kini Pretty berada dalam keadaan telanjang total dan kontol para lelaki yang mengintippun sudah berdiri total menantang langit , bahkan Uda Faisal tanpa malu sudah mengeluarkan kontolnya dari dalam celananya dan mengelusnya perlahan
Detak jantung Pak RT makin cepat karena tahu si janda muda sedang mandi sementara ia malah coli menggunakan celana dalam yang bekas dipakai Pretty. Gerakannya makin meningkat cepat karena saat coli Pak RT membayangkan enaknya menikmati tubuh Pretty di ranjangnya sendiri dan bagaimana rasanya memeluk janda muda yang cantik itu. Pak RT membayangkan asyiknya melihat tubuh molek Pretty terhentak-hentak didera sodokan penisku.
Tigor kembali mengintip sedikit ke kamar mandi.dan mendapati Pretty sedang menyabuni buah dadanya yang besar dan kenyal.”Wow. Tubuh si Pretty benar-benar indah. Sangat seksi,” batin Tigor. “Seandainya saatnya tepat , aku ingin masuk ke dalam sana dan mengentot janda muda yang aduhai itu.”
Pak RT meneruskan coli di celdam Pretty saat si janda muda itu membungkuk untuk menyabuni kakinya yang jenjang dan pahanya yang mulus. Tak lama kemudian, Pretty bersandar pada dinding sementara air shower membilas tubuhnya yang mulus. Tangan kiri Pretty menangkup buah dadanya yang indah. Jari jemarinya mulai mengelus dan menowel-nowel pentilnya. Mereka terpana melihat wanita seksi itu memainkan payudaranya. Tangan kanan Pretty menuruni perutnya yang langsing dan masuk ke selangkangannya.
“Aaaaahhhhhh,” Pretty mendesah kecil.
Tangan kiri Pretty yang penuh gelembung sabun itu kini memilin dan meremas-remas pentil payudaranya hingga mengeras, lalu meremas buah dadanya bergantian. Tangan kanan Pretty masih berada di selangkangannya. Semakin mencondongkan tubuhnya ke belakang, Pretty membentangkan kakinya sedikit. Para lelaki yang mengintip bisa melihat jari jemari lentik tangan wanita molek itu keluar masuk memeknya sendiri. Mereka terpesona melihat si cantik Pretty menggunakan jempolnya untuk menggosok dan menggerakkan daging menonjol yang ada di ujung atas bibir vaginanya.
“Ah! Ah! Ah! Ehm! Ehm! Ooooohhh!!!” kaki Pretty melengkung saat si jelita itu melenguh perlahan. Akhirnya tangan kirinya turun lemas ke samping badannya, sementara jari-jarinya tangan kanannya berhenti bergerak, namun tetap berada di dalam liang vaginanya. Perlahan ia tarik jemarinya dan dijilatinya pelan , lalu si cantik melanjutkan mandinya.
Terdengar suara shower dimatikan dan Pretty mulai keluar dari shower. terlihat Pretty keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk yang terlilit di tubuhnya yang indah. Apalagi handuk milik Pretty berukuran medium, hanya bisa menutup sebagian balon buah dada dan berada tipis di atas paha, jika dia merunduk sedikit, pasti selangkangannya akan terlihat dengan jelas dari belakang.
Tak sengaja, Pretty menjatuhkan handuknya ke lantai. Tanpa sepengetahuan wanita ayu itu, para tetangganya yang nafsu birahinya sedang memuncak ada di balik jendela kamar sedang mengawasi tiap gerak-gerik tubuhnya yang molek. Karena memunggungi pintu, mereka bisa menyaksikan pantat montok Pretty yang sempurna.
Perlahan-lahan Pretty berbalik dan para lelaki itu hampir tak kuat menahan nafsu. Kali ini mereka menyaksikan keindahan tubuh Pretty secara langsung tanpa sehelai benangpun. Rambut di atas kemaluan Pretty terlihat terawat karena dipotong rapi dan sangat lembut, sementara payudara Pretty yang montok sangat ranum dan besar dengan puting yang tegak menantang karena kedinginan. Si molek itu mengambil handuk lalu mengeringkan rambutnya yang dikeramas. Karena bergerak cepat, buah dada Pretty bergoyang ke kanan dan ke kiri dengan erotis. Faisal mulai mengocok kontol lagi.
Saat Pretty usai mengeringkan rambut, Janda muda itu mengambil celana dalamnya dengan sedikit membungkuk. Tentu saja para pengintip makin puas karena bisa melihat lebih jelas ke arah lubang anus sang janda muda. Warna merah muda anus mungil milik ibu muda itu sangat mengundang selera. Saat mengenakan celana dalamnya, payudara si cantik itu bergoyang-goyang. Kemudian ia mencoba mengenakan kaus tangtop putih yang baru dibelinya yang begitu ketat dan bahannya jatuh pas di badan sehingga bentuk tubuhnya begitu tercetak jelas. Tanpa BH payudaranya tampak begitu membusung dan putingnya tercetak jelas.Pemandangan erotis ini makin lama makin menggairahkan . Setelah puas menikmati sendiri keseksiannya, Pretty membuka kembali tangtop itu memakai BHnya baru memakai dasternya.
Pak RT lalu mendapat akal untuk menjebak Pretty. Ia akan masuk melalui pintu depan dengan alasan bertamu sementara yang lain mencari jalan dari pintu belakang. Setelah menyisir rambutnya, Pak RT lalu mengetuk pintu rumah Pretty. Pintu dibuka oleh Pretty yang terlihat segar karena habis mandi. “Ohh Pak RT ada apa pak?””Ooh begini Mbak Pretty saya ingin membicarakan tentang sumbangan kebersihan….””Oh itu ya, ayo masuk dulu Pak saya ambilkan minum…”
Ketika kembali dengan segelas air putih, Pak RT sudah duduk di ruang tengah. Saat Pretty membungkuk memberikan minum Pak Rt sekilas dapat melihat belahan pangkal payudara Pretty yang putih mulus dari balik leher daster yang dipakai Pretty. Dengan cepat Pak RT meneguk air putih dan mengembalikan gelasnya pada Pretty. Janda muda yang cantik itu mencoba mengambil gelas, tapi sebelum sempat menarik gelas, tangan Pretty sudah ditarik oleh Pak RT. “Eeeh apaan nih Pak RT…. !!” Tubuh Pretty tertarik ke depan ke arah pelukan Pak RT. Dengan sigap Pretty memutar tubuh sehingga Pak RT kini berada di belakangnya dan mencoba lari, tapi Pak RT terus memegang tangan Pretty dan memeluk tubuhnya. Saat mereka bergumul gelas yang dipegang Pretty terlempar hingga pecah berkeping-keping. Tangan Pak RT mulai nakal meraba-raba dada kenyal Pretty dan meremasnya dengan sangat keras hingga terasa sakit. Pretty membungkukkan badan ke depan mencoba melepaskan diri dari pelukan erat Pak RT.
Semua usaha Pretty sia-sia. Untuk bisa mempertahankan keseimbangan diri, Pretty harus mundur ke belakang. Tanpa dikomando, Pak RT segera beraksi. Pria tua itu menyelipkan selangkangannya yang sudah membusung besar ke lipatan pantat Pretty. Tangannya juga meremas buah dada Pretty dengan sangat kasar. Pretty mengernyit kesakitan.
“Saya pengen banget ngentot Mbak Pretty” bisikku. ” Ya Tuhan ..” jawabnya sambil menutup mulutnya yang berbibir tebal seksi dengan tangannya karena kaget dan mukanya memerah. Baru pernah seorang laki-laki mengatakan dengan begitu terus terang bahwa ia ingin bermain cinta dengan dirinya. Entah ia harus merasa terhina atau tersanjung, karena ternyata bahkan setelah ia menjanda , tubuhnya masih tetap memiliki keindahan dan lekuk liku sintal yang dapat merangsang seorang pria . Ia memang rajin merawat tubuhnya dengan senam. Bahkan memang ia suka memakai baju ketat untuk menunjukkan tubuh indahnya dan memang laki-laki manapun pasti menoleh saat ia lewat dan memandangnya dengan penuh nafsu birahi. Ia tahu pandangan para laki-laki normal manapun disekitarnya yang mengagumi kemontokan dan kemolekan tubuhnya pasti ingin menelanjangi pakaiannya dan menyetubuhinya bila mereka bisa.
“He-Hentikan, Pak!! A-Atau saya akan teriak minta tolong!” kata Pretty terbata-bata. Dia sangat ketakutan.
“Aku tahu Mbak Pretty tidak akan melakukan itu. Apa yang dibutuhkan Mbak Pretty adalah tidur dengan laki-laki sejati. Setelah kita bersetubuh nanti, Mbak Pretty akan menjadi seorang wanita yang mendambakan kontol besar setiap hari.” Kata Pak RT sambil terengah-engah penuh nafsu.
Setelah berusaha mengatasi kepanikan, Pretty mencoba melawan. Tangan Pretty meraih rambut Pak RT, memaksa pria tua itu menunduk dan dengan sekuat tenaga Pretty menyepak kemaluan Pak RT.
“Aduh! Lonthe!!”
Pria tua yang mesum itu pantas menerimanya. Dengan nekat Pretty mencoba kabur ke pintu depan sambil melewati Pak RT yang sedang kesakitan. Salah besar. Tangan Pak RT menarik rambut Pretty dan membanting tubuh si cantik itu ke lantai. Pretty yang jauh lebih ringan terbanting dengan keras.
Pak RT melepaskan rambut coklat Pretty.
Pretty mencoba berdiri dengan sempoyongan, ia berusaha mempertahankan kesadarannya. Dengan satu tamparan keras di pipi, tubuh Pretty terlempar lagi ke lantai. Air mata mulai menetes di pipi mulus Pretty. Tamparan kedua menyusul tak lama kemudian, membanting tubuh Pretty ke arah yang berlawanan. Akhirnya pukulan dan tendangan Pak RT seakan tak berhenti menghajar tubuh Pretty. Pak RT mengunci tubuh Pretty, sehingga walaupun Pretty berusaha melawan, semua tidak ada gunanya. Tak perlu waktu lama sebelum akhirnya perlawanan Pretty mengendur dan tubuhnya mulai lemas. Tamparan demi tamparan Pak RT menjadi hajaran yang tak tertahankan.
“Pak!! Saya mohon!! Hentikan! Hentikan!!” ratap Pretty sambil menangis.
Akhirnya Pak RT berhenti menghajar Pretty. Pretty mulai meraung-raung dan menangis sejadi-jadinya. Darah menetes dari hidungnya yang sembab.
“Nggak apa-apa. Sebentar lagi juga sembuh.” Pak RT menyeringai.
Tangan Pak RT mulai bekerja dengan cepat melucuti pakaian yang dikenakan Pretty. Pak RT melepas rok dan rok dalam yang dipakai Pretty. Akhirnya Pretty bisa merasakan tangan kuat pria tua itu merobek celana dalamnya.
Pretty tidak percaya ini semua terjadi padanya. “Ini pasti mimpi buruk.”
Pak RT juga tidak percaya melihat kemolekan tubuh Pretty. Kaki yang jenjang, paha yang mulus dan rambut tipis tercukur rapi menutup gundukan memek yang bersih. Keindahan yang tidak ada duanya. Keindahan tubuh Pretty persis seperti apa yang selalu diidam-idamkan oleh Pak RT ketika masturbasi sendirian di kamar mandi. Tubuh yang indah itu kini tergolek pasrah di atas lantai.
Pak RT tak perlu waktu lama untuk menyerang tubuh Pretty. Dia membenamkan kepala di antara paha Pretty dan mulai menghirup aroma wangi liang kewanitaannya. Pak RT mulai menjilati bibir kemaluan Pretty.
“Ya Tuhan!” Pretty menggigil tak berdaya sambil mencengkeram kepala Pak RT dengan kedua tangannya dan mencoba mendorongnya menjauh. Bahkan mantan suaminya tak berani melakukan itu padanya. Lidah Pak RT makin lama makin meningkat intensitas iramanya dan Pretty mulai kehilangan kendali pada tubuhnya. Dengan malu Pretty mulai menyadari kalau tubuhnya perlahan menikmati apa yang dilakukan oleh Pak RT sementara batinnya mencoba mengingkari.
“Aaah!!” lenguh Pretty keras sambil terus mencoba mendorong kepala Pak RT.
Lenguhan Pretty makin lama makin keras dan tubuhnya menggigil penuh nafsu birahi di bawah rangsangan luar biasa dari Pak RT. Pretty sudah tidak ingat lagi akan semua hal yang ia junjung tinggi, pekerjaan, pendidikan, latar belakang, … semua hilang ditelan nafsu. Tidak ada jalan keluar. Dia akan ditiduri oleh laki-laki ini, seorang pria tua yang ternyata memiliki hati busuk.
bersambung…………..!!!!!!!!!!!!!!