Dengan kecepatan tinggi, Pak RT mulai meloloskan baju dan celana yang ia kenakan. Saking nafsunya, ia bahkan merobek kaos oblongnya. Berbaring di lantai, Pretty sekilas melihat batang zakar Pak RT sebelum dia akhirnya memeluk Pretty. Kontol Pak RT sangat besar, bahkan lebih besar dari milik mantan suaminya, batin Pretty dalam hati. Kaki Pretty yang jenjang diangkat ke atas oleh pria tua yang sudah nafsu itu, keduanya ditautkan di pundak Pak RT dan dengan secepat kilat, Pak RT sudah sampai di selangkangan Pretty. Tanpa tunggu waktu terlalu lama, langsung dilesakkan kontolnya ke dalam memek Pretty.
“Ya Tuhan!” lenguh Pretty ketika penis Pak RT masuk ke dalam liang kemaluannya. Si cantik itu bahkan harus menutup mulutnya dengan tangan agar tidak berteriak kesakitan saat kontol Pak RT dipompa dalam rahimnya berulang-ulang kali.
Tapi Pak RT tetaplah seorang pria tua. Tidak sampai lima menit, Pak RT sudah melepaskan cairan pejuhnya di dalam rahim Pretty. Pretty menatap wajah Pak RT dengan perasaan campur aduk.
“Sudah kubilang kalau kau akan menikmati semua ini, Pretty. Lenguhanmu terdengar sangat keras dan merangsang.” Kata Pak RT sambil meringis penuh kemenangan.
Pretty yang malu memalingkan wajah.
Saat Pretty berusaha bangun, Pak RT menarik tubuh Pretty dan memeluknya.
“Mau kemana, sayang? Kita kan belum selesai. Kamu nggak pengen dikenthu lagi?”
“Mau ke kamar mandi.” Kata Pretty berusaha melepaskan diri dari pelukan Pak RT.
“Tapi kamu kan nggak bisa pergi seperti ini.”
Pak RT berdiri dan membantu Pretty ikut berdiri. Satu persatu dilepaskannya semua pakaian yang melilit tubuh indah Pretty. Mulai dari baju, BH sampai rok dalam yang masih tersangkut di kaki Pretty. Setelah selesai, dibaliknya tubuh Pretty.
“Sekarang baru boleh pergi.” Kata Pak RT terkekeh sambil menampar kecil pantat Pretty yang bulat dan mulus. Sambil menahan air mata, Pretty pun pergi ke kamar kecil.
Saat kembali ke kamar tengah, Pak RT sedang menonton acara TV.
“Duduk di pangkuanku!” Perintah Pak RT sambil menepuk kakinya. Pretty sempat ragu-ragu untuk sesaat, dia sangat sadar bahwa dirinya saat ini sedang telanjang tanpa sehelai benangpun di depan seorang pria yang bukan suaminya sendiri. Orang itu kini menghendaki tubuh indah Pretty duduk di pangkuannya. Pretty hanya bisa mendesah penuh kepasrahan. Air matanya kembali menetes.
Tak berapa lama setelah duduk di pangkuan Pak RT, tangan jahil pria tua itu mulai meraba-raba tubuh indahnya. Lama kelamaan, api yang tadinya padam mulai menyala lagi. Kali ini Pak RT ingin mengeluarkan pejuh di mulut Pretty. Pretty selalu menganggap hal itu kotor dan menjijikkan. Hanya pemain film porno yang pernah melakukannya.
“Aku tidak mau melakukannya.” Kata Pretty bersikukuh.
Tanpa banyak bicara Pak RT meraih kepala Pretty dan akhirnya wanita cantik itu hanya bisa pasrah. Pretty mulai mengoral kontol Pak RT.
Remasan tangan Pak RT di kepala Pretty mengeras. Si cantik itu bisa merasakan denyutan di kontol yang diemutnya kalau Pak RT hampir mencapai orgasme. Kontolnya sangat besar dan keras di dalam mulut Pretty sehingga dia mulai batuk-batuk dan kehabisan nafas tapi Pak RT tidak peduli. Pretty berusaha mundur untuk menarik nafas, tapi tangan Pak RT meraih rambut belakang Pretty dan mendorongnya maju sampai tertelan seluruh batang kemaluan sang pria tua. Karena kuatnya dorongan Pak RT, tubuh Pretty menggelepar karena tercekik kehabisan nafas.
Pretty berontak dan berusaha melepaskan diri, tapi Pak RT terlalu kuat untuknya. Lalu perlahan pria tua itu berhenti sesaat, memberikan kesempatan bagi Pretty untuk bernafas sejenak. Sayang hanya sebentar, karena kemudian tiba-tiba saja kepala Pretty didorong maju dan dipaksa menelan seluruh batang kontolnya. Tepat ketika ujung kepala kontol Pak RT menyentuh tenggorokan Pretty, air mani pun meledak di dalam mulutnya.
Tidak ada jalan lain kecuali menelan seluruh pejuh yang dikeluarkan oleh Pak RT untuk menahan diri agar tidak tercekik. Saat dilepas oleh Pak RT, Pretty rubuh ke belakang dan menarik nafas lega. Seluruh pipi dan dagunya belepotan air mani Pak RT yang keluar dari bibirnya yang merah.
Sadar apa yang baru saja diminumnya, langsung saja Pretty merasa mual. Janda cantik itu segera lari ke kamar mandi dan muntah-muntah di sana. Setelah muntah, Pretty merasa lebih baik dan tidak lagi merasa mual. Sesaat setelah muntah, barulah Pretty sadar kalau Pak RT sudah berdiri di sampingnya. Pretty tidak melakukan perlawanan apapun saat pria yang lebih pantas menjadi ayahnya itu memeluk tubuh indahnya yang telanjang dan mengelus rambutnya yang indah untuk menenangkan si cantik itu.
“Apa Mbak Pretty sudah enakan sekarang?” bisik Pak RT. Mau tak mau Pretty mengangguk pasrah.
Pak RT membantu Pretty bersih-bersih sebelum membawa Janda yang cantik itu kembali ke ruang keluarga. Pak RT menyuruh Pretty duduk di salah satu sofa sementara dia sendiri duduk tepat di hadapan Pretty.
“Santai saja. Jangan dianggap masalah berat.” Kata Pak RT sambil mengeluarkan sebungkus rokok dan mulai menghisapnya. “Pindah channel TVnya.”
Dengan menurut, Pretty meraih remote TV dan memencet tombol. Entah acara apa yang ingin ditonton Pak RT, Pretty tidak peduli.
Tepat saat itu para tetangga lain muncul sambil tersenyum-senyum dari ruangan belakang. Faisal dan Tigor bahkan sudah telanjang dan menciumi pakaian dalam Pretty yang entah darimana mereka ambil.
Pretty menjadi pucat melihat mereka. Ia tak menyangka para tetangga lelakinya berada di sini semua, dan dalam keadaan telanjang. Berarti dari tadi mereka…. ?
Berbagai pikiran berkecamuk dalam pikiran wanita cantik ini. Ia tak sanggup berkata apa-apa karena shok berat. Dirinya dalam keadaan telanjang karena baru saja diperkosa oleh Pak RT dan kini tiba-tiba muncul lagi beberapa tetangganya yang lain yang juga telanjang.
Pretty bahkan diam saja saat Faisal menariknya berdiri dan bagai robot ia menurut saja ditarik mendekati para tetangganya yang telanjang itu. Pretty kini berdiri di tengah-tengah Faisal, Tigor dan Karyo. Tanpa ba bi bu dan tanpa ada yang mengomando masing-masing mengambil bagian terhadap tubuh indah Pretty. Faisal menciumi bibir seksi Pretty sambil tangannya menangkup payudara Pretty yang semerbak. Karyo berjongkok di depan Pretty dan menciumi belahan kemaluan Pretty sementara Tigor berada dibelakang tubuh Pretty dan menggerayangi punggung mulus dan pantat sekal Pretty .
Pretty hanya bisa menengadah saat Faisal menciumi leher jenjangnya, menciuminya lembut hingga membuat Pretty tergetar. Air mata menetes di pipi mulus Pretty. Faisal memang pandai dalam membangkitkan gairah wanita termasuk istrinya, walau istrinya yang memegang kendali di rumahnya. Dari situ Faisal turun ke buah dada Pretty yang bulat kencang dengan puting susu menegak menantang. Dengan gemas Faisal menciumi buah dada yang menjadi idaman para lelaki di komplek itu. Untunglah Pak RT tadi tidak begitu intensif mengerjai buah dada itu sehingga Faisal bisa menikmatinya utuh. Dengan lembut Faisal menjilati bulatan buah dada yang sekal itu hingga membuat Pretty terbuai dan tergetar dalam geli dan nikmat. ” Aaauw…” Pretty mengeluh saat Faisal menggigit buah dadanya dan meninggalkan bekas kemerahan di pangkal buah dadanya seperti hendak menandai kekuasaannya. “Jangaannn… da.. ngggh…” desah Pretty. Faisal lalu mencucup dan menghisapi puting payudara Pretty bergantian kiri dan kanan menariknya hingga monyong. menggigit puting itu dan menggesek-gesek dengan giginya membaut Pretty menggelinjang-gelinjang nikmat dan geli. Namun ia tak bisa berbuat apa-apa karena ia dikepung tiga lelaki, Faisal di depan, Karyo di bawah dan Tigor di belakang dan ketiganya aktif menjelajahi tubuh telanjangnya.
Karyo sementara itu sibuk sendiri dengan kemaluan Pretty . Kemaluan itu begitu mengundang dihiasi bulu-bulu halus. Pretty tersentak kaget saat jari-jari gemuk Karyo menarik kedua sisi bibir vaginanya dan menguaknya sehingga isi vaginanya terlihat di hadapan Karyo. Karyo mengendus liang kewanitaan Pretty hingga wanita cantik itu merasa geli karena hembusan nafas Karyo. Jari jemari gemuknya itu beraksi dengan cepat, mencubit, menusuk dan mengelus bagian dalam memek Pretty. Jempol Karyo digunakannya untuk mengelus-elus klitoris Pretty sementara jari tengahnya masuk ke liang cinta janda muda yang cantik itu.
Tigor memulai aksinya dengan mengendusi bagian belakang leher Pretty, membuat wanita cantik itu merinding geli. Tigor dapat mecium bau harum dari rambut panjang Pretty. Ia lalu mengangkat lengan Pretty dan mulai menjilati ketiak Pretty. Pretty antara kaget dan geli merasakan lidah Tigor yang kasar, menjilati ketiaknya yang mulus. Kedua tangan Tigor sendiri lalu turun ke bawah dan meremasi belahan pantat Pretty yang montok dan membulat indah. Pantat wanita cantik itu jelas jauh lebih menggairahkan daripada pantat Welas istrinya yang kurus itu, bahkan keseluruhan tubuh indah Pretty jelas lebih montok dan lebih merangsang daripada tubuh istrinya. Diraihnya tangan halus Pretty dan diletakkan di kontolnya yang sudah menegang dari tadi.
Pretty sangat terkejut kali ini. Ia tidak berani berteriak tapi matanya seolah mengatakan agar Tigor menghentikan ini semua. Tentu saja Tigor hanya tersenyum nakal dan menggerakkan tangannya mengelus-elus kontolnya.
Oooh enak sekali rasanya kemaluannya dielus-elus oleh tangan halus kembang kompleks ini. Tigor memperkeras genggamanny hingga kini tangan Pretty seolah mengocok kemaluannya. Muka Pretty berubah-ubah antara pucat dan merah, bibir bawahnya ia gigit agar tak mengeluarkan desahan. Ia takut kejadian ini akan ketahuan orang lain tapi ia juga menjadi bergairah karena baru pertama ini memegang kemaluan seorang laki-laki yang begitu keras, panas dan panjang.
Pretty memejamkan matanya lagi. Betapa rendahnya diri Pretty saat ini, beberapa hari yang lalu Pretty adalah seorang wanita anggun, bahkan cenderung sombong yang tidak sudi melayani pria lain . Kini, ada tiga orang laki-laki yang tidak saja menyaksikannya bugil, tapi juga mempermainkannya seperti seorang pelacur. Pretty merasa lebih rendah dari seorang pelacur, dia adalah seorang wanita yang berzina.
Gerakan mulut dan jemari Uda Faisal tidak ada hentinya menghujani tubuh indah Pretty dengan rangsangan. Sebagai perempuan normal, rangsangan lelaki mesum itu lama kelamaan berpengaruh juga pada tubuh Pretty. Pretty membuka kakinya yang jenjang makin melebar tanpa sadar. Bau cairan cinta Pretty yang kian membanjir memenuhi seisi ruangan yang berAC, begitu pula bunyi becek memek Pretty yang terus disodok jari jemari Karyo yang keluar masuk dengan cepat. Kali ini tidak perlu waktu lama sebelum Pretty akhirnya menyerah pada nafsu birahinya sendiri. Janda cantik itu meraih kepala Faisal dan ditekannya ke arah buah dadanya sementara pinggul Pretty bergerak seiring sodokan jemari Karyo di memeknya. Tangan Pretty yang lain terus mengocok penis Tigor dengan gerakan yang makin lama makin cepat.
“Uaaaahhhhh!!” Pretty menjerit lirih karena rangsangan hebat yang dilakukan para lelaki itu. Faisal terus menyerang payudara dan Karyo menyerang vagina sang ibu muda yang cantik. Bagaikan seorang pekerja seks komersial yang binal, Pretty menggerakkan pinggangnya agar tusukan jemari Karyo masuk lebih dalam, Pretty sudah lupa pada statusnya sebagai seorang wanita yang anggun dan terhormat.
Saat membuka matanya yang terpejam sedari tadi, Pretty menyadari tubuhnya sudah hampir jatuh dari pinggir sofa. Kakinya terbentang sangat lebar dan memeknya dapat diakses dengan mudah oleh Karyo. Bibir vagina Pretty terlihat lebih merah dari biasanya dan rambut-rambut di sekitar lubang cintanya itu basah oleh cairan pekat.
Faisal meraih kepala Pretty dan menariknya ke bawah, ke arah selangkangannya. Sebelum Pretty menyadari apa yang terjadi, penis Faisal sudah masuk ke dalam mulutnya.
Walaupun tidak terlalu besar, tapi penis Faisal masih tetap bisa membuat Pretty tersedak saat pria itu memaksa kepala Pretty naik turun dengan cepat. Tangan Pretty menggapai-gapai lengan Faisal dan berusaha meronta. Tapi walaupun begitu, pria beristri yang bejat itu masih tetap perkasa dan Pretty tidak semudah itu bisa menghentikan aksinya.
Tiap kali kepala Pretty turun ke arah selangkangan Faisal, penisnya yang besar masuk ke tenggorokannya. Pretty tersedak dan makin lama makin kehilangan kesadarannya karena tidak bisa bernafas. Pria itu mencekik Pretty dengan kontolnya sampai janda seksi itu hampir mati lemas. Untungnya Faisalmengakhiri aksinya dan menarik kontolnya dari mulut Pretty. Wanita cantik itu segera jatuh ke lantai dan terbatuk-batuk. Pretty berusaha menarik nafas dalam-dalam dan menghirup udara walaupun terasa sangat berat.
Akhirnya, sambil mengangkat pinggul indah Pretty ke arahnya, Karyo menyelipkan kemaluannya yang mengeras ke dalam lubang vagina janda muda yang cantik itu. Karyo bisa merasakan gerakan spontan Pretty yang mencoba melawan dengan beringsut menjauh, tapi itu malah membuat sang tetangga bejat mendesah keenakan karena tubuh mereka saling bersinggungan dengan lembut. Dengan pandai, Karyo yang banyak pengalaman itu mengelus-elus paha Pretty yang terbentang lebar dan mulai bergerak maju mundur sementara lubang rahimnya terus menyedot penis Karyo dengan nyaman. Gerakan penis lelaki itu makin lama makin dalam menjelajah rapatnya pertahanan vagina Pretty. Walaupun mendesak ke dalam terus menerus, tapi Karyo tidak ingin menusukkan penisnya sampai ke ujung, dia merasakan pelan-pelan katupan bibir memek Pretty yang menjepit kontolnya bagaikan penghisap debu, liang cinta janda muda yang hangat dan basah ia rasakan dengan nikmat dan perlahan. Pretty hampir-hampir gila dibuatnya.
Tiap sentakan, tiap putaran dan tiap kali kontol Karyo berpilin di dalam lubang vagina membuat Pretty tidak bisa menahan gairah sensual yang makin lama makin meraja dalam dirinya. Pretty tidak mampu menahan hausnya diri sendiri akan kenikmatan bercinta, dia ingin penis Karyo menusuk lebih dalam dan lebih dalam lagi. Dia ingin menurunkan vaginanya sampai mentok ke paha Karyo agar batang penisnya bisa masuk semua ke dalam vaginanya. Tapi Karyo menahan diri dengan menikmati tubuh Pretty selama mungkin dan itu membuat janda seksi itu melenguh tak berdaya.
Saat akhirnya penis itu menusuk lebih jauh ke dalam dan membelah vaginanya yang masih cukup rapat, Pretty seakan hampir mati oleh gelombang kenikmatan yang mengubur dirinya. Sayangnya, sekali lagi Karyomenahan diri dan tidak memasukkan seluruh kontolnya masuk ke dalam memek sang janda yang cantik.
Pretty menggeleng frustasi, walaupun dia malu mengakui kalau dia menginginkan penis Karyo lebih dalam lagi tapi gairah sensual yang makin dirasakan membuatnya lupa diri. Dengan penuh keputusasaan, wanita cantik itu hanya bisa melenguh panjang dan meminta dengan dengan manja. “Mas… masukkan…”
Pretty merasakan jemari lelaki itu yang dengan nakal meremas, meraba dan memijat pipi bokongnya yang bulat putih mulus, mata Pretty memejam dan seluruh tubuhnya bagaikan disetrum jutaan volt llistrik ketika tangan Karyo menyibakkan pantat Pretty dan jari tengahnya itu masuk ke dalam lubang anusnya.
“Hngghh!!” Pretty mengernyit menahan rasa sakit bercampur nikmat yang disebabkan oleh jari sang tetangga nakal.
“Masukkan apa… Mbak Pretty?” tanya Faisal yang kemudian menyadari kalau janda seksi itu sudah di ambang batas penyerahan diri yang total.
“I-itu… dimasukkan…”
“Apanya?”
“I-itunya…”
“Itunya apa?”
“Penisnya… masukkan… masukkan lebih dalam!!”
Tigor mengerling pada Karyo dan lelaki itu lagi-lagi mempermainkan Pretty, dengan sengaja dia menggerakkan pinggulnya dengan gerakan sangat pelan yang menyiksa sang janda. Dia tidak mau membuat Pretty puas dan tak pernah mau melesakkan penisnya sampai mentok jauh ke dalam. Dia belum mau membuat Pretty puas, dia ingin Pretty lebih responsif, dia ingin Pretty lebih binal lagi, dia ingin janda muda yang cantik itu melupakan eksistensinya sebagai seorang wanita anggun dan berubah menjadi budak seks yang haus disetubuhi saat itu juga.
Dengan penuh keputusasaan, Pretty merayapkan bibir vaginanya yang haus kemaluan lelaki dan menangkup penis lelaki yang berukuran besar dan memenuhi seluruh liangnya dengan sangat rapat, dinding vagina Pretty seakan tidak rela diserang dan liang rahimnya itu langsung mengeluarkan cairan cinta yang menjadi pelumas. Pretty sudah pasrah, dia sudah siap dihina sampai serendah-rendahnya, dia hanyalah seorang wanita biasa yang ingin merasakan disetubuhi saat ini juga.
Rangsangan hebat dari Pretty membuat Karyo tak tahan lagi. Dengan sebuah teriakan keras, lelaki itu menghunjamkan seluruh kontolnya yang mengejang keras ke dalam vagina Pretty dengan kekuatan penuh, dia tidak main-main lagi sekarang, seluruh batang kemaluannya melesak ke dalam sampai paha mereka saling tampar. Karyo membiarkan kontolnya berada di dalam untuk sesaat sambil mendengarkan desahan kekalahan yang keluar dari mulut Pretty. Dengan kekuatan penuh, lelaki yang perkasa itu mulai menggiling memek sang janda muda yang cantik dan menusukkan kemaluannya dalam-dalam sampai seluruh batangnya selalu tertelan habis.
Faisal bisa merasakan lesakan dahsyat kemaluan Karyo di seluruh tubuh Pretty, dia bisa merasakan pahitnya kekalahan yang tentunya menguasai diri Pretty yang kini hanya bisa pasrah disetubuhi Karyo. Faisal bergerak ke hadapan Pretty, tubuh wanita cantik yang tersengal-sengal dientoti Karyo itu terkulai pasrah di atas lantai. Dengan gerakan ringan, Faisal mengangkangi dada Pretty dan duduk di atas buah dadanya. Satu tangan Faisal meraih rambut Pretty, menjambaknya dan menarik kepalanya ke depan. Tangan Faisal yang lain menggiring penisnya yang sudah tegang ke bibir mungil Pretty. Mata Pretty terbelalak karena terkejut dan dia memalingkan wajah dengan marah, walaupun sedang dilanda gairah birahi yang sangat tinggi tapi Pretty tahu dia tidak mau melayani dua orang sekaligus! Dia masih waras dan tidak ingin disamakan seperti seorang pelacur!
Pretty merintih, “Jangan! Aku mohon… aku tidak bisa melayani kalian berdua bersamaan!”
“Kenapa tidak? Sekarang saat yang tepat, Mbak Pretty… ayo kulum penis saya.” Kata Faisal tenang.
“Tidak! Jangan… aku tidak mau!!” Pretty menolak. “Aku bukan pelacur! Aku tidak mau… dua orang… aku…”
Pada saat bersamaan Karyo menusuk kontolnya lebih jauh lagi ke dalam liang rahim Pretty, entah sudah berapa jauh ia menguasai memek Pretty, yang jelas, ia sudah lebih jauh dari apa yang pernah dicapai oleh Anton, mantan suami Pretty. Wanita cantik itu melenguh nikmat dan hal itu memberikan kesempatan untuk Faisal menyerang Pretty. Dengan sedikit kasar Faisal menyodokkan penisnya ke dalam mulut Pretty.
“Atas kena bawah bisa, Mbak Pretty sayang.” Bisik Faisal menggoda.
Rongga mulut Pretty langsung sesak begitu penis Faisal masuk ke dalam dengan paksaan, janda muda yang cantik itu hampir saja tersedak dan merasakan daging berotot milik Faisal melindas lidahnya sampai ke dalam. Tubuh Pretty tersentak dan dia menggelinjang tak berdaya. Di bawah, Karyo terus saja membenamkan kontol raksasa ke dalam memeknya sementara di atas Faisal menghunjamkan penis ke dalam rongga mulutnya. Air mata Pretty meleleh saat dia menyadari betapa rendah dirinya saat ini . Penghinaan dan rasa malu apalagi yang masih bisa ia hadapi saat ini? Dia disetubuhi oleh dua orang sekaligus. Jari jemari Tigor yang sesekali masuk ke dalam lubang anus membuat Pretty menyadari satu hal lagi, seluruh lubang di tubuhnya sudah mereka kuasai, seluruh tubuhnya sudah menjadi milik tiga laki-laki biadab ini. Dia sudah tidak berharga lagi. Dia sudah tidak punya harga diri lagi.
Sementara Pretty menghisap-hisap penis Faisal, Karyo kian liar mengendarai memek sang ibu muda yang cantik itu. Dengan sisa tenaga yang entah didapat dari mana, lelaki itu terus menggerakkan kontolnya keluar masuk, Pretty juga menggerakkan pinggulnya seiring gerakan penis Karyo dan melayani permainan tetangganya itu. Karyo dengan pandangan mata bahagia menyaksikan batang kemaluannya yang masih tetap keras keluar masuk dari memek Pretty dengan perkasa, dengan sengaja lelaki itu menarik penisnya hingga ujung gundulnya saja yang tersisa di dalam. Kemudian dengan kekuatan penuh, Karyo kembali melesakkan kontolnya masuk ke memek Pretty.
Disepong oleh wanita secantik Pretty sungguh nikmat rasanya, karena istrinya yang sebenarnya juga cantik itu tidak pernah mau melakukannya karena merasa jijik. Faisal menekan penisnya jauh lebih dalam ke mulut Pretty, memasuki rongga tenggorokannya sampai perempuan cantik itu sesak dan hampir tersedak. Gerakan tubuh Pretty yang didorong oleh Karyo juga membuat sensasi tersendiri bagi Faisal, seakan-akan janda seksi yang cantik itulah yang bergerak naik turun, padahal dorongan itu datang dari bawah.
Dalam keadaan tidak berdaya, tubuh Pretty menjadi bulan-bulanan kedua laki-laki yang kini menguasai dirinya itu. Berkali-kali Karyo membolak-balik tubuh Pretty agar bisa mendapatkan posisi yang enak dan kini janda muda yang cantik itu turun ke lantai dan menelungkup ke bawah. Wajahnya berada tepat di bawah perut Faisal sementara di belakang, Karyo mengendarai Pretty secara ‘doggie-style’. Wajah Pretty semakin pucat dan sayu, dengan memelas Pretty memohon pada Faisal agar menyelamatkannya dan segera mengakhiri semua ini. Sayangnya tidak ada harapan bagi Pretty.
Dengan satu tusukan penuh tenaga, Karyo melesakkan penisnya ke dalam liang cinta Pretty.
“Hnnghh!” Pretty menggeram dan memejamkan mata menahan sakit.
Tubuh pendek Karyo berada di belakang tubuh Pretty. Tangannya memeluk pinggang Pretty agar seimbang sementara dia melesakkan penisnya ke dalam rahim Pretty. Tidak ada kelembutan saat lelaki mesum itu menyetubuhi Pretty, Karyo bergerak dengan sangat cepat dan kasar. Agar tidak tergoyang terlalu hebat, Pretty mencengkeram lutut Faisal yang duduk di sofa. Pretty menengadah dan Faisal kembali menyodorkan kontolnya. Lagi-lagi Pretty harus menyepong Faisal. Pretty segera menjilati batang kemaluan Faisal sementara Karyo mengentoti vaginanya dengan kecepatan tinggi.
Hampir sepuluh menit posisi ini tidak berubah. Faisal menjambak rambut Pretty dengan gemas. Pretty merasakan semprotan air mani membanjiri mulutnya. Agar tidak tersedak, Pretty menelan seluruh sperma yang disemprotkan oleh lelaki itu. Walaupun sudah mencapai klimaks, Faisal tidak segera menarik kontolnya dari mulut Pretty. Sementara itu, Karyo masih terus menggerakkan pinggulnya menyetubuhi Pretty dari belakang. Gerakan Karyo sangat cepat dan penuh nafsu, Pretty takjub pada kekuatan dan kecepatan Karyo. Belum pernah seumur hidupnya Pretty merasakan dientoti sedemikian cepat dan lama. Makin lama makin cepatlah kocokan kontol Karyo di dalam memek Pretty sampai pria itu melenguh keras dan menyemprotkan pejuhnya membanjiri vagina Pretty.
Kedua lelaki busuk itu mencapai klimaks hampir bersamaan, dua laki-laki buas yang mencengkeram erat tubuh telanjang Pretty berebut ingin memeluknya, masing-masing ingin melesakkan penisnya jauh lebih dalam ke dalam mulut dan vagina wanita cantik itu dan menembakkan air mani mereka dalam dalam. Faisal beralih ke sisi kiri Pretty, dia menarik kontolnya yang mulai lemas meskipun si cantik itu masih saja menyedot air mani yang masih keluar dari ujung kemaluannya. Karyo mundur ke belakang dan menarik keluar kontolnya dari dalam memek Pretty, terdengar suara letupan kecil dan desahan nikmat dari lelaki yang mesum itu. Karyo berbaring di sisi kanan Pretty.
Mereka bertiga kelelahan… kenyang oleh nikmatnya regukan birahi yang telah diraih. Pretty memejamkan mata kecapekan, dia tidak mengira bahwa sekali ini dia benar-benar sudah mengkhianati nuraninya dengan cara yang paling menjijikkan, tidak saja dia berselingkuh dengan tetangganya, tapi dia juga melayani lelaki lain secara bersamaan. Bagaimana mungkin wanita seperti dia bisa melayani dua orang sekaligus? Dulu bersetubuh dengan mantan suaminya saja sudah seperti kiamat, rasa malu dan jijik yang hinggap tidak bisa hilang oleh apapun. Tapi kini? Dia disetubuhi oleh dua orang lelaki sekaligus. Rasa malu pada diri sendiri kian membuncah karena Pretty merasa mendapatkan kenikmatan yang luar biasa disetubuhi oleh mereka berdua.
Janda seksi yang baru saja dinikmati dua pria itu ambruk ke lantai ruang tamunya sendiri. Nafasnya terasa berat hingga Prettypun terengah-engah. Belum sampai lima menit beristirahat, rambut Pretty sudah dijambak oleh Karyo. Pria itu menarik kepala Pretty dan menyorongkan kontolnya yang basah oleh air mani ke mulut Pretty. Pretty segera menjilati kontol Karyo dan membersihkan semua pejuh yang ada di batang kemaluan itu.
Setelah Pretty selesai membersihkan penis Karyo dengan mulut, pria mesum itu mendorong kepala Pretty menjauh. Sekali lagi Pretty duduk dengan lemas di lantai sementara dua pria yang baru saja menyetubuhinya duduk di sofa dan bersantai tanpa mempedulikannya.
“Bagaimana rasanya, Karyo?” tanya Faisal dengan sopan sambil merapikan celananya kembali.
“Luar biasa, memeknya kok masih sempit ya? Padahal enak sekali. Untung saja tadi aku sempat minum obat kuat. “
Melihat kedua pemerkosanya sudah lunglai, Pretty mempunyai pikiran untuk melarikan diri. Ia melihat pintu tidak dijaga dan Pak RT juga masih tiduran di sofa, sedang Tigor tidak kelihatan. Biarlah ia menanggung malu harus bertelanjang bulat keluar dari rumahnya asal ia bisa bebas dari siksaan para tetangganya ini. Ia bisa melapor pada istri-istri tetangganya yang galak-galak.
Cepat ia bangkit dan sebelum para pemerkosanya sadar ia sudah berlari ke arah pintu. Tubuhnya telanjang dan putih berkilau karena keringat, paha mulusnya yang walaupun sudah lemas mencoba untuk menopang tubuhnya berlari ke arah kebebasan. Buah dadanya yang montok semerbak bergoncangan hebat.
Saat tangan Pretty hampir mencapai gagang pintu, sebuah lengan yang kekar menhalangi larinya hingga buah dadanya yang membusung itu menabrak lengan itu. Kontan janda muda yang montok seksi itu kaget dan cepat melangkah mundur lagi sambil sebelah tangannya menutupi bagian tonjolan buah dadanya.
” Hei !! ” bentak pemilik lengan itu ” aku blum nih !!”Tigor membentak sambil membayangkan kelembutan dan kekenyalan buah dada sang janda muda tadi sambil tersenyum mesum.
Pretty langsung merasa lemas . Ia tidak mungkin melewati Tigor yang tubuhnya bagai binaragawan. Dengan mudah tubuh indah Pretty dikuasai oleh Tigor. Ia membimbing Pretty ke kamar tidurnya. Pretty makin lemas karena jalan keluarnys sudah tertutup karena kamarnya justru terletak di pojok. ” Pakai ini ..” Pretty kebingungan saat Tigor menyodorkan setumpuk pakaian. Masa ia mau memberinya pakaian setelah mereka memperkosanya seperti ini ?. Keheranannya hilang saat ia selesai mengenakan pakaian itu dan disuruh mempertunjukkannya ke hadapan para tetangganya.
Pretty hanya mengenakan sebuah kemeja kecil putih yang sangat pas dengan lekuk tubuh atasnya dengan memakai BH berukuran mini dan tipis. Ukuran kemeja yang terlalu kecil mencetak keindahan lekuk tubuh Pretty untuk santapan mata para lelaki yang saat itu berada di dalam rumahnya.Mata mereka mengikuti gerak tubuh Pretty bagaikan seorang penonton pertandingan tenis yang mengikuti gerak arah bola. Buah dada Pretty bergerak naik turun tanpa bisa dikendalikan seiring gerakan lenggok pantatnya yang bergerak dengan sempurna. Karena sempitnya pakaian dan tipisnya bh yang ia kenakan, mereka bisa melihat ujung puting buah dada Pretty menjorok ke luar seakan minta diselamatkan dari sempitnya pakaian yang ia kenakan. Ukuran buah dada Pretty yang besar membuat pakaian itu sulit dikancingkan, ia hanya bisa pasrah seandainya ada orang yang dengan sengaja mengintip-intip buah dadanya melalui sela-sela kancing yang terbuka.
Selain mengenakan pakaian sempit dengan BH tipis, Tigor memaksa Pretty mengenakan rok pendek yang terlalu mini untuk wanita setinggi Pretty, kakinya yang jenjang melangkah tanpa dilindungi apapun. Pahanya yang putih mulus seperti pualam menimbulkan decak kagum sekaligus birahi yang makin memuncak dari para tetangganya Rok mini Pretty hanya bisa melindungi kira-kira beberapa cm saja dari selangkangannya, jika janda cantik itu memaksa jongkok atau membungkuk, orang yang berada di depan atau belakangnya bisa melihat celana dalam jaring-jaring yang ia kenakan. Jaring-jaring itu tidak melindungi apapun, karena seandainya cermat melihat dan mengamati, bibir vagina Pretty akan terlihat jelas dan membayang. Semua lelaki pemerkosanya memandang kagum ke arahnya tanpa rasa malu, bahkan beberapa orang menyiulinya dan berkomentar menjijikkan.
Bisa dibilang, mungkin di seantero rt ini, tubuh seksi Pretty tidak ada yang bisa menyaingi. Rambutnya yang panjang dan indah seperti cewek cantik di iklan shampo, kulitnya yang putih bersih seperti pualam bagaikan bintang iklan sabun, kecantikannya yang di atas rata-rata seakan bagaikan bidadari yang turun dari langit, dan yang lebih hebat lagi, keseksian tubuhnya yang tak bisa disangkal siapapun juga sangat menggugah nafsu birahi.
Pretty harus menari bagi mereka. Memang dia tidak akan benar-benar telanjang, tapi menari hanya dengan BH tipis dan celana dalam menerawang di depan banyak lelaki buas seperti ini sama saja seperti menari telanjang, sama saja parahnya.. Tubuh wanita cantik itu gemetar karena ketakutan. Pretty menundukkan kepala karena malu yang luar biasa, wajahnya memerah dan keringat dinginnya mengalir tanpa henti, tangannya meremas-remas pinggiran rok mininya dengan cemas.
“Siapa yang ingin menonton si cantik ini bergoyang? Silahkan menikmati pertunjukan gratis ini!” kata Tigor layaknya seorang mc, dia meletakkan satu tape kecil yang memang sudah sedari tadi ia siapkan di atas meja tamu. Tombol play ditekan, lagu dangdutpun mengalun.

“Goyang! Goyang! Goyang!” hampir bersamaan, para penonton berteriak-teriak.
“Ingat, selalu sunggingkan senyum. Buka bajumu sambil melenggak-lenggok seperti penari striptease, cukup sampai bh dan celdam saja, tidak perlu telanjang.”
Setelah Pretty menganggukkan kepala tanda tunduk, dengan terpaksa ia menyunggingkan senyum pada para lelaki yang berkeliling menonton keindahan tubuhnya. Ketika Tigor memperbesar volume musik yang sedang berdendang, Pretty mulai menggoyangkan badannya. Goyangan pinggul dan pantat bulat si cantik itu langsung menghipnotis dan mempesona tiap orang yang menonton. Wajah mereka langsung memerah menahan nafsu melihat wanita secantik Pretty melenggak-lenggok memancing birahi. Teriakan mesum dan siulan nakal bergema silih berganti, kata-kata kotor terlontar mengomentari kemolekan Pretty. Kebetulan dulu saat masih kuliah, Pretty pernah mengikuti kursus modern dance.
“Buka! Buka! Buka!” teriak orang-orang yang berada di situ. Tidak ada pilihan lain bagi Pretty. Lebih baik membuka pakaiannya sendiri sebelum para lelaki itu malah memaksanya telanjang nanti. Dengan gerakan perlahan dan sedikit meliuk-liukkan badan sesuai irama lagu, Pretty melucuti baju tipis menerawang yang ia kenakan. Payudaranya yang sentosa menggelinjang erotis dalam balutan bh tipis berwarna putih. Guncangan buah dada Pretty memompa birahi para tetangga yang terbangkit kembali gairahnya, ingin rasanya mereka melihat balon buah dada Pretty meloncat keluar dari ketatnya bh yang menutupnya.

Bersambung……………!!!!!!!!!!!!