Latar belakang :
Gita menginap di vila temannya, pada malam pertama mereka menginap di vila, mereka sudah melakukan pesta seks, dengan bintang utamanya Mona, Tina, dan tentu saja Gita. Setelah pesta seks dengan teman-temannya, Gita, Mona, dan Tina berpesta seks dengan para pengurus vila. Cerita ini dimulai pada hari kedua di vila tersebut.

Kisah Gadis Muda : Pesta Perpisahan part 2

Gita pelan-pelan membuka matanya, dia merasakan 2 dildo yang ada di vagina dan anusnya sudah tidak ada, dan dia melihat Tina dan Mona juga baru bangun, lalu Gita berkata “Tin,,,,,Mon,,,, baru bangun ya? Dildo kita kemana ya?” Tina menjawab “tau deh, udah ah daripada nyariin dildo mendingan kita mandi yuk….” lalu mereka bertiga masuk kamar mandi bertiga, setelah selesai mereka memakai baju mereka tanpa memakai bra dan celana dalam. Lalu mereka turun kebawah, ternyata teman-teman mereka sedang menyiapkan makanan di meja makan, tapi belum akan dimulai karena baru jam 11 siang, tapi ketika mereka bertiga sedang berjalan ke luar, tiba-tiba ada yang meremas-remas dada mereka, mereka mendesah karena remasan-remasan pada dada mereka sangatlah membuat birahi mereka naik.

Ternyata 3 orang yang meremas-remas dada mereka adalah Adi, Gilang, dan Tino, lalu mereka membuka baju dan celana Gita, Tina, dan Mona sehingga tubuh mereka yang sexy dan putih mulus itu tidak tertutupi sehelai benangpun. Lalu Adi berkata “mulai sekarang, selama tinggal di sini, kalian bertiga gak boleh make apapun, supaya siapa aja yang mau make kalian bisa make kalian dimana aja ‘n kapan aj, oke?” Gita menjawab “oke deh, badan kami siap kapan aja kok!!” lalu Adi, Gilang, dan Tino memainkan jari mereka di vagina 3 gadis cantik itu, sampai mereka mengalami orgasme, lalu 3 cowok tadi memasukkan jari mereka ke dalam mulut 3 dara sexy itu, dan mereka menyambut jari Adi, Tino, dan Gilang dengan senang dan menjilati cairan kewanitaan mereka sendiri sampai jari Adi, Tino, dan Gilang bersih, lalu 3 cowok itu jongkok untuk meminum cairan manis Tina, Mona, dan Gita dari vagina mereka. Setelah selesai, Adi, Tino, dan Gilang meminta agar penisnya dioral, lalu Gita mengulum penis Tino, Mona mengulum penis Gilang, dan Tina mengulum penis Adi, karena Gita lebih lihai memainkan mulutnya daripada Tina dan Mona, hanya dalam 2 menit Tino sudah tidak tahan dan mengeluarkan spermanya di dalam mulut Gita, lalu 6 menit kemudian Adi mengeluarkan spermanya di mulut Tina, lalu disusul Gilang. Setelah penis mereka bersih, Gilang berkata “nah, sekarang badan kalian resmi jadi mainan bagi cewek, dan tempat buang peju bagi cowok” lalu Adi, Tino, dan Gilang menyuruh 3 gadis yang telanjang itu untuk bergabung dengan yang lain di luar sambil menempelkan tulisan “pake kami sesuka kalian” di perut dan punggung Gita, Tina, dan Mona lalu menepuk pantat mereka. Gita, Tina, Mona pergi untuk bergabung teman-temannya yang ada di taman.

Belum ada 10 menit mereka berjalan, tiba-tiba ada yang memegang badan Tina, ternyata yang memegang badan Tina adalah Fina yaitu teman mereka, Gita berkata “yaudah Tin, kita duluan ya, dah” lalu Fina berkata “nah, Tin, sekarang gw pengen mainin badan lo” Tina menjawab “yaudah, silakan, body gw boleh diapain aja” Fina langsung jongkok dan menjilati vagina Tina, disela-sela aktivitasnya Fina berkata “Tin, lo bertiga sama Gita ‘n Mona udah janjian cukur jembut ya?” Tina menjawab “ya donk, biar keliatan bersih ‘n enak diliat, udah ah, jilatin vagina gw lagi donk” lalu Fina melanjutkan aktivitasnya, 10 menit kemudian Tina mendesah “mmmmhhhh,,,,, guuu,,,,eeee,,,,ke,,,,lluuuu,,,,aaaaar!!!” lalu mengalirlah cairannya dari vaginanya dengan deras yang langsung disambut oleh Fina dengan rakus sampai berbunyi “slluuurrppp,,,,,” setelah cairan sudah tidak ada di vagina Tina, Fina langsung melumat bibir Tina, Tina bisa merasakan cairannya sendiri di mulut Fina. Lalu Fina membuka celananya dan mengeluarkan dildo yang ada di vagina dan anusnya, lalu menyuruh Tina untuk membersihkan cairan yang ada di vaginanya, ketika Tina sedang menjilati vagina Fina tiba-tiba Fina buang air kecil yang pastinya air kencing Fina langsung menuju mulut Tina, Tina mau tidak mau membuka mulutnya karena dia takut akan membasahi mukanya jika dia menutup mulutnya, tapi Tina tidak menyangka kalau dia akan suka rasa dari air seni yang rasanya manis, asin, pesing, asem, dsb. Setelah selesai, Fina berkata “sory Tin, gw gak sengaja” lalu Tina berkata “gak apa-apa lagi, gw malah jadi suka, ternyata air kencing itu enak ya” Fina lega mendengar perkataan Tina, lalu Fina berkata “nah, sekarang lo harus pake dildo gw di vagina ‘n pantat lo y, ‘n jangan dilepas ya selama disini!” Tina menjawab “oke deh, gak bakal gw lepas kecuali ada ****** yang ngegantiin”, lalu Fina berkata “bagus deh….” lalu Fina memakai celananya lagi, dan lalu mencium bibir Tina, dan beranjak pergi. Tina berjalan ke taman sambil mendesah karena getaran yang disebabkan oleh dildo yang ada di vagina dan anusnya, dalam perjalanan ke taman Tina mengalami beberapa kali orgasme, setelah sampai di taman dia melihat barisan panjang laki-laki dan perempuan secara terpisah, ternyata di depan barisan itu ada 2 temannya, Gita dan Mona. Terlihat oleh Tina, Gita dan Mona melebarkan kakinya di depan dua barisan itu, Gita berada di depan barisan cowok, sedangkan Mona berada di depan barisan cowok, keduanya duduk di bangku taman sambil melebarkan kaki mereka. Sepertinya baru akan dimulai pikir Tina karena belum ada yang menyentuh vagina Gita dan Mona, lalu Tina berlari menuju kedua temannya sambil berteriak “oi, tungguin gw, gw mau ikutan!!” tapi lari Tina tidak bisa cepat karena kakinya agak lemas karena orgasme-orgasme yang dialaminya yang diakibatkan dildo yang ada di vagina dan anusnya. Setelah sampai, Tina berkata “sini, biar gw yang jilatin vagina cewek-cewek, lalu Tina berbaring di rumput dan di hadapannya sudah ada vagina cewek yang sedang jongkok mengerjai vagina Mona, Tina memainkan dan memasukkan lidahnya di vagina cewek tersebut, Tina menjilati bibir dan klitoris vagina yang ada di depan mukanya, 10 menit kemudian cewek itu mengalami orgasme, dan mengeluarkan cairan yang langsung disambut oleh mulut Tina, 5 menit kemudian Mona mengalami orgasme, dan cewek yang mengerjainya melahap cairan Mona, setelah selesai, cewek itu bangkit dan digantikan oleh cewek yang ada dibelakangnya dan Tina dan cewek itu melakukan hal yang sama seperti sebelumnya.

Sementara itu, vagina Gita sudah dimasuki 10 penis dan sekarang penis yang ke 11, disekitar vagina Gita sudah berlumuran sperma, Gita terus mendesah akibat sodokan-sodokan penis yang ada di vaginanya, tak lama kemudian penis yang ada di vaginanya mengeluarkan spermanya di dalam, lalu penis itu keluar dari vaginanya, dan langsung digantikan penis berikutnya, begitulah seterusnya, vagina Mona tidak henti-hentinya mengalami orgasme karena vaginanya dijilati oleh cewek-cewek tanpa henti, dan Tina terus menelan cairan-cairan manis dari vagina yang ada di depannya, sedangkan vagina Gita tidak pernah istirahat dari sodokan-sodokan penis.

Setelah semuanya sudah, kini Mona, Gita, dan Tina disuruh berbaring di rumput, dan para cowok mengocok penisnya di dekat mereka lalu menyemburkan spermanya di badan mereka, lalu digantikan oleh yang belakangnya, dan seterusnya sampai semua cowok sudah mengeluarkan sperma di badan Gita, Tina, dan Mona sehingga badan mereka yang putih mulus dan sexy itu dibalut sperma. Lalu para cewek bergantian mengencingi badan mereka, setelah semua cewek sudah mengencingi badan Gita, Tina, dan Mona, sekarang para cowok yang mengencingi mereka, setelah selesai mereka semua meninggalkan badan Gita, Tina, dan Mona yang sudah berlumuran sperma bercampur air kencing.

Gita, Tina, dan Mona berjalan dengan sisa-sisa tenaga yang mereka punya ke kamar mereka untuk mandi, setelah sampai di vila mereka ternyata sudah tidak ada orang, mereka melihat ada pesan yang berbunyi “makan siang di vila utama” lalu mereka bertiga mandi, setelah selesai mereka pergi ke vila utama untuk makan, sampai disana, ternyata tinggal mereka yang belum makan, lalu setelah mereka selesai makan, mereka bertiga disuruh untuk pergi kamar mandi, setelah sampai kamar mandi, mereka disuruh untuk melayani siapa saja yang ingin mandi. Lalu ada orang masuk ternyata itu adalah Heri, cowok tergendut yang ada di sekolah mereka, Heri tersenyum karena 3 cewek terseksi dan tercantik di sekolah akan melayaninya, dan sekarang dia bisa menyuruh mereka untuk melakukan apa aja yang dia mau, Heri menyuruh Mona untuk menungging dan memasukkan penisnya ke dalam vagina Mona, lalu Heri menyuruh Tina untuk menciumnya, dan Gita menjilati lubang anusnya. 10 menit sudah berlalu, Heri menyuruh Gita, Tina, dan Mona untuk bergantian mengulum penisnya, tidak lama kemudian Heri menyemburkan sperma dari penisnya yang kecil ke wajah Gita, lalu Tina dan Mona menjilati sperma Heri yang ada di wajah Gita, sementara itu Heri menyuruh Gita membuka mulutnya, lalu Heri memasukkan penisnya yang sudah layu ke dalam mulut Gita, dan dia akan melakukan impiannya sejak kenal Gita pada waktu kelas 1 yaitu kencing dalam mulut Gita. Gita meminum air kencing Heri dengan rakus, sampai-sampai Gita berkata “Her, air kencing kamu enak yah” lalu Tina memasukkan penis Heri ke mulutnya untuk mendapatkan sisa-sisa air seninya, sedangkan Mona melahap biji Heri, Heri merasa di surga karena kini 3 cewek cantik dan sexy yang hanya di impiannya kini berebutan untuk menikmati penisnya. Lalu Mona, Gita, dan Tina memandikan Heri, setelah selesai, mereka harus terus mematuhi perintah siapa saja yang masuk ke kamar mandi itu, tapi mereka bertiga memang senang jika menjadi budak seks, itulah alasannya kenapa mereka sangat dekat karena mereka mempunyai hobby yang sama yaitu sex dan jadi budak sex.

Pada jam 9 malam, mereka dikeluarkan dari kamar mandi, tapi mereka ingin mandi dulu, sebab mereka bertiga akan dijadikan ‘objek’ pesta oleh teman-teman mereka. Seperti malam sebelumnya, tubuh mereka bertiga digarap tanpa henti oleh teman-teman mereka baik cewek maupun cowok. Lalu setelah selesai, mereka bertiga pergi mandi, lalu pergi ke rumah istirahat pengurus vila dan berpesta sex lagi dengan para pengurus vila seperti malam sebelumnya. Setelah selesai, Gita berkata “besok kami pulang bang, besok abang-abang pada ikut pesta sex terakhir aja, tar aku minta izin ama si Adi” salah satu dari mereka menjawab “yaudah non, besok kami ikutan, tapi besok-besok kesini lagi ya non, kami ketagian sama memek non-non ini, enak sih” Mona menjawab “oke deh, gampang,,,, bisa diatur!”

Lalu Gita, Tina, dan Mona kembali ke kamar mereka, lalu mereka bangun dari tidur mereka, mereka melihat jam dan sudah jam 10, lalu mereka mengepak baju mereka yang tidak pernah mereka pakai, lalu mereka bertiga berjalan menuju vila utama, setelah sampai, teman-teman mereka sedang makan, mereka bergabung ikut makan. Lalu 15 menit setelah makan, seperti biasa Gita, Tina, dan Mona menjadi ‘objek’ pesta temannya, tapi kali ini selain teman-teman mereka, para pengurus vila dan para supir bus mereka juga ada untuk menikmati tubuh indah Gita, Tina, dan Mona. Selama 5 jam Gita, Tina, dan Mona mengalami orgasme demi orgasme, dan mulut, vagina, dan juga anus mereka tidak pernah istirahat dari sodokan-sodokan baik dildo ataupun penis teman-temannya.

Setelah selesai, tubuh Gita, Mona, dan Tina digotong oleh teman-temannya masuk ke dalam bus. Dan akhirnya mereka pulang menuju rumah mereka masing-masing. Setelah sampai di rumah Gita langsung tidur, Tina dan Mona menginap di rumah Gita karena Tina seperti halnya Mona, pasti akan ‘dikeroyok’ oleh pembantunya, karena orang tua Tina dan Mona adalah orang kaya yang sering pergi ke luar negeri jadinya jika Tina dan Mona sedang di rumah mereka masing-masing, pasti para pembantu mereka meminta jatah.

Sudah 2 hari mereka tinggal bersama, akhirnya Tina dan Mona pulang ke rumah mereka masing-masing. Setelah Gita sudah sendiri, Gita merasa mual-mual, dan muntah, Gita mengecek apakah dia hamil atau tidak, karena selama 3 hari 2 malam menginap di vila, teman-temannya selalu membuang spermanya di dalam vaginanya. Lalu, setelah dia mengecek dengan alat pengecek kehamilan, ternyata dia positif hamil…….