Latar belakang :
Sudah 3 hari setelah pesta perpisahan itu, dan Gita tau kalau dia hamil akibat pesta perpisahan itu karena semua teman prianya selalu membuang sperma mereka di dalam vaginanya. Lalu dia menelpon Tina dan Mona, ternyata Tina dan Mona tidak hamil, karena Tina dan Mona ketika pesta perpisahan tidak sedang dalam masa subur jadi mereka tidak hamil.

Kisah Gadis Muda

Setelah menelpon Tina dan Mona, Gita berniat untuk mandi, pada saat mandi Gita berpikir akhirnya dia akan mempunyai anak dari teman-temannya karena impian nakal Gita sejak dulu yaitu mempunyai anak hasil dari sperma teman-temannya, tapi dia berpikir, bagaimana caranya memberikan bayinya ASI, karena dia tidak mau memberikan bayinya susu kaleng karena Gita pikir jika bayinya diberi minum susu selain ASI akan membuat dia dengan bayinya tak ada hubungan seperti dia dan ibunya sehingga ibunya gampang saja meninggalkannya. Akhirnya dia mempunyai ide supaya ASInya tersedia kapan saja untuk bayinya, idenya yaitu dia akan pergi berkonsultasi dengan teman ayahnya yang seorang dokter kandungan. Lalu Gita bersiap-siap dengan memakai setelan favoritnya yaitu tank top warna putih dan rok mini yang tidak ketat. Lalu dia menuju pangkalan ojek di dekat rumahnya, dia naik ojek langganannya yang tukang ojeknya bernama Bakri, teman-teman Bakri berkata “wuih gile, enak banget lo kri, langganannye cewek mulus!!” lalu mereka tertawa bersama-sama, Gita hanya tersenyum ke arah mereka, ketika Gita sudah naik di motor otomatis rok mininya terangkat sampai hampir memperlihatkan vaginanya, para tukang ojek yang lain hanya melotot dan menelan ludah ketika melihat paha mulus Gita, lalu berangkatlah Bakri ke Dr. Fahmi, Gita meminta untuk diantar jemput oleh Bakri, Bakri senang sekali karena bisa antar jemput Gita seolah-olah dia pacarnya.

Lalu Gita masuk ke ruangan Dr. Fahmi dan berkata “permisi dok,,” lalu Dr. Fahmi menjawab “oh, Gita, ayo silakan masuk” lalu Gita menceritakan semua permasalahannya, dan si Dr. Fahmi berkata “aduh nak Gita ternyata nakal banget ya” sambil mencubit puting Gita yang tercetak jelas di tank topnya.

Gita tau kalau sejak dia masih SMP, Dr. Fahmi sering melihat dadanya ketika sedang ada di rumahnya. Lalu Gita berkata “Bapak mau nyobain vagina aku?” Dr. Fahmi berkata “emang bener boleh?” lalu Gita menjawab “boleh kok”
Dr Fahmi mengunci pintu lalu membuka bajunya sendiri, setelah dia telanjang lalu dia mendekati Gita dan langsung melumat bibirnya dengan penuh nafsu sambil memasukkan jarinya ke vagina Gita, lidahnya bertemu dengan lidah Gita lalu mereka memainkan lidah mereka dan berciuman dengan sangat bernafsu. Setelah 5 menit, Dr. Fahmi lalu membuka baju dan rok Gita sehingga sekarang Gita sudah telanjang dan body Gita yang putih mulus dan sangat sexy itu tidak ada yang menutupi lagi, lalu Dr. Fahmi melumat kedua buah payudara Gita dan mengigiti kedua putingnya sehingga Gita mendesah manja “mmmmhhh,,,,pelan-pelan,,,,” lalu Dr. Fahmi menjilati vagina Gita, setiap jengkal di sekitar vagina Gita tidak ada yang lepas dari jilatan Dr. Fahmi, 10 menit kemudian, Gita berkata “aaaahhhh,,,,,” lalu mengalirlah cairan kewanitaannya dengan deras, Dr. Fahmi langsung menelan semua cairan Gita dengan rakus. Setelah selesai, Dr. Fahmi lalu berbaring di ranjang dan menyuruh Gita untuk menaiki penisnya, Gita langsung memasukkan penis Dr. Fahmi ke vaginanya lalu Dr. Fahmi langsung memaju-mundurkan penisnya ke dalam vagina Gita dengan cepat, dan Gita menurunkan badannya sehingga sodokan Dr. Fahmi lebih terasa. Setelah 7 menit, mereka berganti posisi menjadi doggy style, rupanya Dr. Fahmi merasa penisnya masuk lebih dalam ke dalam vagina Gita, dan 12 menit kemudian Dr. Fahmi berkata “Gii…..taaaa…..Akuuuu…..ke……luuuu….aaa ar!!!” dengan keras untungnya tidak ada yang berada di dekat ruangan sebab jika ada pasti sudah terdengar erangan Dr. Fahmi yang keras itu. Gita juga mengalami orgasme bersamaan dengan orgasme Dr. Fahmi, setelah selesai, keduanya memakai baju mereka masing-masing lalu setelah selesai memakai baju, Dr. Fahmi berkata “pantes aja temen-temen kamu pengen make vagina kamu terus, vagina kamu sih udah sempit, seret, ‘n bisa mijit penis yang ada didalamnya, jadinya cowok-cowok pada ketagian sama vagina kamu” Gita menjawab “aah,,,, pak fahmi bisa aja,, o ya pak, tentang susu saya gimana?”
Dr. Fahmi menjawab “oh ya, gara-gara kamu sih, bapak jadi lupa, sekarang buka tank top kamu” lalu Gita berkata “yah bapak, tadi kenapa gak sekalian? he,,,he,,,he” lalu Gita membuka tank topnya dan terlihat lagi oleh Dr. Fahmi dada Gita yang montok, lalu Dr. Fahmi mengambil jarum suntik dan mengambil sebotol kecil obat, dan memasukkan cairan yang ada di dalamnya ke dalam jarum suntik lalu Gita bertanya “obat apa itu pak?” Dr. Fahmi menjawab “ini obat untuk merangsang tubuh kamu agar tubuh kamu memproduksi ASI lebih cepat dan lebih banyak”.

Gita berkata lagi “oohh, yaudah suntikin ke aku donk,,, tapi dok ada efek sampingnya gak?” Dr. Fahmi menjawab “efek sampingnya ada yang positif dan ada yang negatif” Gita bertanya lagi “emang efek samping positif ‘n negatifnya apaan dok?” Dr Fahmi menjawab “efek positifnya obat ini bikin dada kamu jadi selalu kencang, mengkilap, selain itu obat ini juga bikin vagina kamu tetap sempit seret seperti sebelum melahirkan dan membuat vagina kamu selalu wangi (kayaknya gak ada obat kayak gini deh di dunia nyata,,,, hehehe), kalau efek negatifnya payudara kamu akan memproduksi ASI secara terus menerus yang bisa menyebabkan kamu terangsang jika dalam waktu 6 jam kamu tidak mengeluarkan ASI kamu dan juga kamu gak akan bisa hamil lagi, tapi tenang aja efek negatifnya muncul kalau kelebihan dosis.” rupanya karena keasyikan ngobrol, Dr. Fahmi kelebihan 2 mL (mili liter), dan Dr. Fahmi tidak menyadarinya. Lalu Dr. Fahmi menyuntikkan jarumnya ke puting kanan dan kiri Gita, otomatis Gita berteriak “aaawww….sakit!!” setiap kali jarum suntik Dr. Fahmi menusuk putingnya. Lalu setelah kedua putingnya dimasukkan obat tersebut, Gita bertanya “dok, emang nyuntiknya harus di puting aku ya?” Dr. Fahmi menjawab “gak kok, aku cuma pengen aja nyuntik puting kamu”, “ah, pak dokter nakal deh” sambung Gita.

Lalu Gita berpamitan pada Dr. Fahmi, Dr. Fahmi membuka tank top Gita lagi dan menjilat dua putingnya dan memakaikan tank topnya lagi, lalu Dr. Fahmi menjilat puting Gita lagi pada tank topnya sehingga tank topnya basah di bagian putingnya, Gita berkata “aah, pak dokter nih nakal banget sih, jadi basah deh”, Dr. Fahmi membalas perkataan Gita dengan menggigit putingnya sehingga Gita sedikit mendesah. Lalu dia mencium Dr. Fahmi dan berpamitan padanya.

Ketika Gita keluar, Bakri terbengong karena tank top Gita basah hanya di bagian putingnya saja. Lalu Gita naik, di tengah perjalanan karena Bakri sudah tidak bisa menahan nafsunya, Bakri mengelus-elus paha Gita dengan tangan kirinya, karena Gita tidak menunjukkan adanya perlawanan, Bakri mulai menaikkan elusan-elusan tangannya, lalu tiba-tiba Gita berkata “bang, jangan sekarang ya, ntar jatuh, mendingan nanti kita ke rumahku” sambil mengelus-elus pangkal paha Bakri. Bakri menarik pedal gas motornya sekencang-kencangnya sehingga mereka ngebut karena Bakri sudah tidak sabar ingin menikmati tubuh Gita yang selama ini hanya bisa menjadi bahan onaninya.

Setelah sampai di rumah Gita, mereka berdua langsung masuk kedalam, setelah sampai di dalam, Bakri langsung memeluk Gita, tapi Gita berkata “bang, bentar dulu ya, aku mau mandi dulu biar wangi, emangnya bang Bakri mau kalau aku bau? Aku mandi dulu ya”, lalu Bakri membuka baju dan celananya, setelah Gita keluar mandi, Bakri langsung memeluknya dan menciuminya lehernya, Gita berkata “aduh bang Bakri udah nafsu banget ya?” tanpa menjawab, Bakri langsung melumat bibir mungil Gita dan mereka saling membelitkan lidah mereka, lalu setelah puas melumat bibir Gita, kini Bakri melumat dada Gita dan berkomentar “akhirnya gw bisa ngerasain dada neng yang gede ini ‘n wangi lagi”, “kenapa abang gak bilang dari dulu kalo abang mau nyobain badan aku?” sahut Gita. “gak berani, takut neng Gita marah” jawab Bakri, lalu Bakri menjilati dada Gita dan melahapnya seperti sedang makan roti, 2 menit kemudian, Bakri langsung menyodokkan penisnya ke dalam vagina Gita dengan keras, Gita berkata “aduh bang, pelan-pelan donk, kan sakit!!”, “sory deh neng Gita, abis udah lama abang pengen ngerasain memek neng Gita, ternyata memek neng sempit banget beda sama memek istri abang yang udah melar” balas Bakri, lalu Bakri mulai menggenjot vagina Gita dengan penuh nafsu, selama 20 menit mereka sudah berganti posisi beberapa kali, lalu 10 menit kemudian Bakri mempercepat sodokannya dan akhirnya Bakri menyemburkan spermanya dalam vagina Gita, lalu tubuh Gita terkulai di atas badan Bakri, Gita beristirahat di atas badan Bakri dengan penis Bakri masih tertanam di vaginanya, baru sekitar 5 menit beristirahat, tiba-tiba Gita merasakan penis Bakri sudah tegang kembali lalu Gita berkata “bang kok udah tegang lagi, cepet banget?”, “gimana gak cepet tegang neng, memek neng melintirin ****** abang terus jadinya cepet deh naiknya” jawab Bakrie. Lalu mereka memulai ronde ke dua, setelah selesai 4 ronde, ternyata sudah jam 8 malam dan Bakri harus pulang ke rumahnya agar istrinya tidak marah.

Gita dan Bakri terus berhubungan selama 2 bulan bahkan teman-teman Bakri juga menikmati tubuh Gita, dan lebih parah lagi teman-teman Bakri yang belum punya istri tinggal di rumah Gita dan memakai tubuh Gita kapan saja mereka mau. Perut Gita semakin besar, Bakri dan teman-temannya mengerti akan keadaan Gita dan tidak memakai tubuh Gita.

Sudah 8 bulan Gita mengandung anaknya, dan kini ketika dia menekan payudaranya keluarlah air susu dari putingnya. Hari ini Gita berencana untuk pergi ke Dr. Fahmi lagi untuk mengecek kandungannya. Betapa kagetnya Gita mendengar informasi, kalau bayinya sudah meninggal di dalam kandungan, lalu Gita setuju untuk aborsi. Setelah sampai di rumah, dia sedih lagi seperti saat kehilangan ayahnya. Lalu Gita membeli sebuah alat khusus untuk menyedot susu dari payudaranya, setiap 6 jam sekali.

Sudah 3 minggu berlalu, Gita sudah tidak sedih karena Gita menghapus kesedihannya dengan berolahraga dan karena dia terus melakukan olahraga maka hanya dalam waktu sebulan badannya sudah kembali menjadi sexy kembali seperti semula. Setelah habis berolahraga, Gita mandi agar badannya segar dan wangi kembali, selesai mandi, Gita merasa dadanya sudah penuh dengan ASI dan Gita ingin mengeluarkan ASInya, Gita mencari-cari alatnya ternyata Gita tidak menemukan alat itu, dia menjadi sangat terangsang karena ASInya tidak dikeluarkan, lalu Gita ke kamarnya untuk mengambil dildonya, lalu dia kembali lagi ke ruang tamunya, Gita menyetel video porno miliknya dan menontonnya sambil memainkan dildo di dalam vaginanya, ketika Gita sedang asyik memainkan dildo, tiba-tiba bel berbunyi, Gita kaget dan berkata “siapa?”, “gw Mamat”, sambung orang itu. Mamat yang merupakan teman Bakri itu berumur 45 tahun, berwajah jelek, kulitnya hitam, dan badannya kurus. Mamat selalu ke rumah Gita setiap hari selama 1 minggu terakhir, karena Mamat ketagihan dengan susu dan vagina Gita.

Gita menjawab “oh bang mamat, bentar ya” lalu Gita membukakan pintu, setelah pintu terbuka, Mamat terbengong karena Gita membukakan dengan tidak memakai apapun di tubuhnya dan ada dildo di vaginanya, lalu Mamat bertanya “waduh, kamu lagi seneng-seneng ya?”, lalu Gita berkata “iya nih, aku lagi terangsang banget, bang Mamat mau minta jatah ya?”, Mamat mengangguk, dan langsung membuka bajunya sendiri, lalu Mamat mencabut dildo dari vagina Gita dan langsung menggantikan posisi dildo dengan penisnya. Mamat menggenjot vagina Gita dengan posisi berdiri, 15 menit kemudian, keduanya mencapai orgasme dan Mamat menyemburkan spermanya di dalam tubuh Gita. Lalu Gita menyuruh Mamat duduk, setelah Mamat duduk Gita berkata “bang Mamat nakal deh, belum juga duduk tapi udah masukin pejunya ke vaginaku”, lalu Mamat berkata “kok aku gak dikasih minum sih?”, Gita menjawab “oh ya, yaudah nih” lalu Gita duduk di pangkuan Mamat, lalu dadanya disodorkan ke muka Mamat, Mamat langsung melahap dada Gita dan menghisap putingnya sehingga keluar susu dari puting Gita, lalu Mamat berkomentar “emang susu kamu paling manis”, Mamat bergantian menghisap puting kanan dan kiri Gita. Setelah 15 menit, Mamat merasa sudah puas meminum susu Gita, lalu mengobrol dengan Gita sementara Gita duduk di pangkuannya dan penisnya masih tertanam di vagina Gita. Gita berkata “bang Mamat, mau nginep disini gak? Tar kalau abang nginep disini, abang boleh *******in saya terus-terusan deh, tapi ada syaratnya.”, “mau banget, emang syaratnya apaan?” balas Mamat, Gita menjawab “bang Mamat harus ngajak 1 temen abang yang belum pernah kesini untuk nginep disini juga”, “gampang, pasti temen abang gak mungkin nolak nginep di rumah cewek sexy” balas Mamat, lalu Mamat keluar, 10 menit kemudian, Mamat kembali, lalu memperkenalkan temannya pada Gita, temannya bernama Dede, wajahnya lebih jelek daripada Mamat, kulitnya hitam dan badannya kurus seperti Mamat. Dede terbengong karena di hadapannya sekarang berdiri cewek yang selama ini hanya bisa dia impikan saja tanpa mengenakan sehelai benang pun, lalu Gita berkata “kok bang Dede bengong, badan aku gak bagus ya?”, Dede menjawab “gak neng, malah badan neng sexy banget”, lalu Gita menyuruh mereka masuk, mereka bertiga menonton video porno, Dede dan Mamat menonton sambil memasukkan jari mereka ke vagina Gita, sampai-sampai Gita mengalami orgasme lalu Gita berkata “sekarang udah jam 12 malem, tidur yuk, tapi sebelum tidur minum pil ini dulu”, lalu Gita meletakkan pil ke dalam mulut Mamat dan Dede dengan mulutnya dan Gita menyuruh mereka untuk menghisap susunya sebagai pengganti air, tapi biarpun pilnya sudah mereka telan, mereka masih menghisap susu dari puting Gita, 3 menit kemudian Dede dan Mamat merasa penis mereka sangat tegang, lalu Gita berkata “nah sekarang, ****** kalian akan tetep tegang selama 3 jam, yuk kita main”, lalu mereka bertiga masuk ke kamar Gita. Tubuh Gita dinikmati oleh mereka berdua selama 3 jam, setelah 3 jam entah sudah berapa kali mereka menyemburkan sperma mereka di dalam vagina dan anus Gita secara bergantian dan entah sudah berapa kali Gita mengalami orgasme, lalu mereka bertiga tertidur dengan Gita dijadikan sandwich karena penis Mamat masih di dalam vagina Gita, sedangkan penis Dede masih di dalam anus Gita sehingga tubuh Gita yang putih mulus dihimpit oleh tubuh hitam Mamat dan Dede. Mereka tertidur pulas…..